Minggu, 31 Oktober 2010

i just try to be myself

"be yourself"
itu yang seharusnya setiap orang lakukan dalam hidupnya. Menjadi diri sendiri tanpa harus menjadi orang lain. sama seperti aku yang terus berusaha menjadi diri sendiri. walaupun terkadang harus menerima omongan negatif dari banyak orang yang melihat tapi hey, this is me. menjadi orang lain justru akan membuatku tersiksa karena aku tidak bisa menunjukkan seperti apa aku.
menjadi orang lain akan membuatku tampak bodoh. ya membuatku seperti sedang bermain drama yang berperan menjadi tokoh idaman hahaha dan aku tidak mau seperti itu. di depan mereka(teman - teman) tetaplah menjadi diri sendiri , seburuk - buruknya aku , mereka pasti akan menerima dan mengerti tanpa memandang sebelah mata pada diriku. 

Rabu, 20 Oktober 2010

Hanyalah Sepenggal Amarah

Lagi - lagi seperti itu. yah ingin sekali rasanya teriak di depan muka nya kalau aku benci untuk dikekang. tapi tetap saja aku tidak bisa melakukan itu karena dia orang yang harus kuhormati. Terlalu durhaka mungkin kalau aku melakukan itu padanya.
Hey kamu, pernah tidak kamu merasakan rasa ingin bebas tanpa terbelenggu ? apa kamu tidak merasa keterlaluan, hah ?? Apa salah jika aku ingin menikmati masa mudaku seperti mereka ? kau pun pasti pernah muda dan merasakan rasa ingin bebas itu, bukan ?
TIDAK ADIL !!! yah ingin rasanya berteriak dengan lantang padamu. Aku dan kamu adalah dua orang berbeda dengan jaman yang berbeda, kapan kau akan mengerti itu ?Apa mengerti itu terasa berat bagimu ?
Kapan kau akan sadar kalau aku perlu yang namanya KEBEBASAN dan KEADILAN?!
Aku hanya bisa mencurahkan perasaan ini dengan tulisan karena aku tahu apa yang akan terjadi jika aku berkata dan membela hakku padamu. Miris tapi  inilah kenyataannya. Terimakasih atas kekangan yang kau beri untukku.

Minggu, 17 Oktober 2010

Seekor Siput Dalam Cangkangnya

"Rumahku Istanaku" begitulah kata orang - orang, tapi rasa ingin mengucapkan kata - kata itu tidak terlalu melekat pada diriku. Entah sejak kapan istilah itu mulai menghilang dalam duniaku. Rumah merupakan tempat berbagi cerita dan kebahagiaan bersama kalian keluargaku, tapi hal itu sudah tidak tampak lagi sekarang. Rumah hanya merupakan tempat beristirahat.
Ya sedih rasanya melihat mereka yang menanti - nantikan kembali ke rumah bersama keluarganya, tapi perasaan penuh harap  itu tidak terjadi padaku. Di rumah ini aku hanyalah aku yang tidak dapat berkreatifitas, aku yang tidak dapat menunjukkan aku yang sebenarnya. Bahkan mereka pun tidak mengerti dan paham siapa aku.
Di luarlah aku dapat menunjukkan diriku, di luarlah aku mempunyai mimpi tentang diriku bersama kalian teman - temanku. Aku tidak mengerti apa itu keluarga yang hangat, bahkan aku tidak mengerti bagaimana caranya terbuka pada keluargaku.
Sampai kapan aku akan terkekang oleh keadaan seperti ini ? Sampai kapan juga kekakuan kita sebagai keluarga itu dapat berakhir ? 

Selasa, 12 Oktober 2010

"bukan dengan emas perak, kau menebus diriku
oleh segenap kasih dan pengorbanan- Mu"

sebait lagu rohani yang menenangkanku dan menyadarkanku betapa besar pengorbanan yang Tuhan lakukan untuk umat-Nya.
tapi yah aku hanyalah seorang manusia biasa yang tidak pernah luput dari dosa bahkan sering melakukan perbuatan dosa sehingga mengecewakan Dia.

dari ketidaknyamanan menjadi keluarga yang hangat

aku merasakan lagi kehangatan keluarga baruku di kampus. KMK PG itulah nama organisasi yang aku naungi dan dari organisasi itu aku menemukan mereka sebagai keluargaku. awalnya muncul rasa tidak nyaman bersama mereka dan aku pun menghilang beberapa waktu dari organisasi ini. hingga akhirnya semester 3 ini aku memutuskan untuk cuti kuliah dan berpikir baik - baik apa sebaiknya aku bertahan atau pindah. tapi ternyata keadaan berkata lain, walaupun aku cuti tapi aku dimasukkan sebagai panitia di organisasi ini. tanpa aku sadari ternyata dari keikutsertaanku sebagai panitia, aku sering nongkrong bersama mereka, bercanda tawa dengan mereka, nyanyi - nyanyi bersama, ledek - ledekkan dan itu semua terasa hangat bagiku.
mencari dana makrab bersama - sama, berbagi suka duka dalam satu waktu. sungguh indah rasanya.
24 adalah tempat yang mengukir cerita diantara kami.di tempat itulah semua canda tawa terdengar. tempat itu terasa bagai rumah kedua untukku. 
kalian semua i love you guys. bertahanlah sampai detik terakhir kita bersama di tempat ini.
(dari ketidaknyamanan menjadi sebuah keluarga yang hangat)