Selasa, 07 Desember 2010

Natal Semakin Dekat

Desember bulan yang sepertinya ditunggu oleh banyak orang. Hawa - hawa Natal pun sudah bermunculan di bulan ini. Hiasan - hiasan Natal mulai dijual di toko - toko. Pohon Natal sudah dipasang di rumah - rumah umat Kristiani. Kelap - kelip lampu Natal sudah menyala.
Bagaimana dengan rumahku ? Masih sepi. Pohon Natal belum dipasang. Belum ada lampu kelap - kelip. Belum mendapatkan suasana indahnya Natal di sini.
Selalu seperti ini. Suasana sepi itu tidak pernah berubah. Di saat orang - orang antusias menyambut Natal, aku hanya diam dan menikmati keantusiasan mereka. Tapi aku sendiri tidak merasakan antusias itu. "Ah, paling tidak ada yang menarik nanti."itulah yang ada di otakku. Bukannya Natal itu harus diambil maknanya bukan tentang senang - senangnya tapi ada apa dengan otakku ?
Dulu aku sangat menantikan malam Natal tapi belakangan ini aku tidak pernah menanti - nantikan lagi. Aku malah menganggapnya sama seperti hari biasa. Tidak ada yang spesial. Ini bukan karena aku tidak punya pacar loh. Aku punya pacar pun ketika malam Natal pasti kami merayakan masing - masing. Ini karena tidak ada perayaan yang spesial dengan keluargaku. Malam Natal kami pergi ke Gereja setelah itu pulang dan silahkan tidur atau lakukan kegiatan kalian masing - masing. Hanya itu dan selalu seperti itu.
Lalu, kenapa banyak orang yang menantikan Natal ?
"Ya Tuhan kalau Engkau berkenan buatlah Natal tahun ini menjadi Natal yang lebih berarti untukku."