Rabu, 29 Juni 2011

tetap sama

aku bahagia saat ini, walau terkadang ada resah yang datang di hatiku. sampai saat ini jujur aku masih menunggunya.
menunggu kedatangannya,
menunggu kabar darinya,
menunggu hatinya...

Minggu, 26 Juni 2011

kotak kecil itu menyatukan kami. aku dan kamu. kotak itu menjadi saksi bisu dalam kebahagiaanku. aku tersenyum dan tertawa. bagaimana bisa ini terjadi? rasanya aku ingin membanjiri kotak itu dengan tangis kebahagiaanku.
kamu..orang yang sangat aku harapkan akhirnya muncul dan berada di sisiku.
aku menyayangimu..

Jumat, 10 Juni 2011

aku teringat oleh kenangan masa kecilku. masa - masa di mana aku merasakan kehangatan keluargaku. walau pasti ada saat di mana aku merasa kecewa dengan mereka tapi saat itu lebih banyak aku merasakan manisnya.
aku adalah bungsu dan anak perempuan satu - satunya dalam keluargaku. aku sangat manja dengan ayahku. dan dulu aku kompak dengan ketiga kakak lelakiku.
aku ingat aku sering menunggu bintang jatuh dengan dua kakakku. kami menatap langit dan menanti sinaran bintang meluncur lalu kami melakukan permohonan. aku ingat dengan bodohnya aku pernah memohon supaya ayahku membelikanku kuda hahaha.
sekarang keadaannya sudah jauh berbeda. aku tidak sekompak dulu lagi dengan mereka. aku dan mereka seperti ada dalam satu tempat namun dengan dunia berbeda. aku sering merasa kesepian saat aku di kamar. aku merindukan saat - saat kecil itu dengan mereka.

(mama, koko, mikel, papa, kurang 1 lagi yaitu kakak keduaku (Ade))

Rabu, 08 Juni 2011

obat lukaku

tadi aku berpikir kalau aku sendirian dengan luka hatiku. ternyata aku salah. aku bersama mereka dengan rangkaian tawa di bibirku.
aku mungkin menangis setelah berpisah dengan mereka namun tawa bahagiaku tidak terputus. aku tertawa dan berbincang berbagai hal dengan mereka yang kusebut teman. ya..teman pengobat lukaku.
aku melihat mereka begitu bahagia dengan cerita - ceritanya. kenapa aku harus sedih saat aku bersama mereka? bukankah justru aku harus ikut bahagia?
walau sesaat aku merasa ingin menangis dan memeluk mereka untuk mendengar luka hatiku namun aku berhasil menahannya. untuk apa aku mengacaukan suasana bahagia ini?
cukup..cukup aku saja yang menyimpannya.
dengan mereka dan sebungkus biang asap aku merasa cukup. kesedihanku terobati dengan ketenangan walaupun sakit itu masih sangat terasa.ya..aku tidak mungkin berbohong dengan berkata sakit itu hilang, sakit itu masih sangat terasa di diriku. entah kenapa dan entah sejak kapan, rasa untuknya tertanam di hatiku.tapi, hanya dapat luka pada ujungnya.
sejuta orang berkata saya bodoh, saya tetap menyukainya.
sejuta orang berkata dia jahat, saya tetap tidak bisa berkata dia jahat.

Selasa, 07 Juni 2011

saat ini aku tidak ingin mendengar apa pun. aku hanya ingin merasakan sentuhan lembut sang angin. aku hanya ingin berbincang dengan bintang dan berharap bintang dapat membawaku pergi.
tidak..tidak pergi ke manapun. aku hanya akan terus di sini menunggu kedatangannya. tapi dia tidak akan datang untukku.
bodoh...sudah begitu masih saja terus menunggu.untuk apa ? masih merasa punya arti?
lalu, bagaimana?
hanya menyakiti hati saya sendiri.