Minggu, 14 Agustus 2011

topeng

terkadang, sepertinya memakai topeng adalah hal yang diperlukan olehku. seperti saat ini, aku menggunakan topeng itu yang tampak bagus dari luar namun dalamnya tidak.
tahu maksudku? tampak kuat walaupun dalamnya sama sekali tidak seperti itu.
terdapat perasaan yang kacau, hancur tak berkeping, terbelenggu, ingin menjerit, ingin menangis dan membutuhkan sebuah pelukan hangat.
aku sendiri tidak mengerti. sebuah pertanyaan selalu muncul dalam benakku "ada apa denganku?" apakah karena masalah hati yang sudah terlanjur hancur? tidak, bukan hanya karena itu. tapi karena hal lain yang aku sendiri tidak mengerti apa.
hati yang hancur itu sudah biasa untukku. sudah biasa dijatuhkan oleh orang yang kusayangi. rasa yang sudah tidak bisa kubedakan antara asli dan palsu, antara kebahagiaan dan kesakitan, antara kejujuran dan kebohongan.
topeng, topeng yang sekarang kugunakan, topeng kebahagiaan yang selalu menampilkan tawaku. tampak munafik kah aku yang menggunakan topeng ini? berpura - pura bahagia padahal tidak. sebuah kepalsuan yang akan aku pertahankan sampai saatnya semua meledak layaknya bom atom. tanpa sedikitpun pondasi yang tersisa, hanya keping - keping ledakkan amarah dan kesedihan mendalam.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar