Puncak, 23 Januari 2011, lelah dan kedinginan itulah perasaan yang timbul ketika kami dalam perjalanan pulang. Petualangan kami yang harus diguyur hujan yang tidak bersahabat saat itu. beruntung bertemu dengan tukang bakso yang kebetulan ada tempat untuk neduhnya. alhasil, makanlah kami di situ. ya, aku dan temanku menghangatkan badan dengan menyantap bakso yang benar - benar enak dan kami sangat kelaparan.
hujan masih belum berhenti ketika kami sedang menikmati bakso, semakin deras yang ada. mungkin ada hikmahnya dibalik ini semua itulah yang ada dipikiran kami. setelah kira - kira setengah jam kami menunggu, hujan mereda, hanya tinggal gerimis. lanjutkan perjalanan ini!! semangat '45.
memang sudah menjadi kebiasaan kami, di atas motor kami selalu bernyanyi. ketika itulah kami melihat indahnya langit setelah hujan. Yup, melihat matahari tenggelam. langit sore yang berwarna orange dengan sedikit kehitaman awan mendung. mungkin inilah maksud Tuhan mengadakan hujan tadi supaya kami dapat melihat keindahan ini. tanpa melewatkan suasana saat itu, kami menepi dan mulai foto - foto. kelakuan yang memang sudah bawaan lahir tampaknya.
indah dan tenang rasanya.walaupun kami menggigil tapi suasana itu membuat kami terus bersemangat. hal yang jarang bisa kami lihat.
tapi, janji tetaplah janji. kami berjanji hari itu kalau Tuhan mendengar doa kami untuk meredakan hujan, kami akan ke gereja. Tuhan mengabulkan doa kami dan memberi kami hadiah yang luar biasa indah. Jam menunjukkan sudah pukul setengah 7, mungkin kami akan terlambat tapi kami tetap harus menepati janji. Terimakasih Tuhan, kami masih boleh menikmati ini semua.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar